Tidak banyak pemilik kolam renang yang menyadari bahwa finishing mozaik kolam renang itu bisa copot atau rusak. Ya, sebagus apa pun kualitasnya, dari tahun ke tahun berisiko mengalami kerusakan.
Perbedaannya mozaik berkualitas memiliki daya tahan yang jauh lebih lama. Masalah mozaik kolam renang copot bukan hanya merusak keindahan, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan kaki perenang.
Sebelum membahas lebih lanjut bagaimana cara mengatasinya, silakan pahami dulu penyebabnya agar Anda bisa melakukan pencegahan yang tepat di masa mendatang.
Penyebab Mozaik Kolam Renang Retak dan Copot
Penyebab utama lepasnya kepingan keramik kecil ini biasanya berkaitan dengan faktor teknis saat pembangunan awal atau kondisi lingkungan yang ekstrem di sekitar area air.

Tanpa adanya ikatan yang kuat antara material dan konstruksi beton, lambat laun tekanan air akan membuat lapisan tersebut terangkat. Berikut penjelasannya:
- Pemasangan yang Kurang Sempurna: Ini adalah penyebab paling sering terjadi. Misalnya, penggunaan perekat yang tidak merata meninggalkan rongga kosong di bawah ubin yang membuatnya mudah pecah saat terkena beban. Selain itu, permukaan substrat yang kotor atau adukan semen nat yang terlalu encer akan menjadi rapuh setelah kering.
- Pergerakan Bangunan: Struktur rumah atau villa pasti mengalami penyusutan atau pergeseran alami. Jika lantai dasar kolam bergeser sedikit saja, tekanan tersebut akan pindah ke ubin yang kaku, sehingga memicu retak struktur pada permukaan finishing.
- Faktor Lingkungan: Suhu ekstrem menyebabkan ubin memuai dan menyusut. Tanpa celah ekspansi yang memadai, ubin akan saling tekan hingga terangkat. Ditambah lagi, rembesan air melalui nat yang rusak dapat melemahkan daya rekat lem ubin secara perlahan.
- Benturan dan Beban Berat: Kejatuhan benda keras secara tidak sengaja atau menaruh benda yang sangat berat di atas permukaan mozaik yang tidak dirancang untuk itu dapat langsung merusak integritas ubin.
Cara Mengatasi Mozaik Kolam Renang Copot atau Retak
Melakukan perbaikan pada bagian yang rusak harus dilakukan dengan ketelitian tinggi agar material pengganti dapat menyatu sempurna dengan area sekelilingnya. Jika perbaikan dilakukan secara asal, besar kemungkinan mozaik akan kembali lepas dalam waktu singkat. Berikut penjelasannya:
1. Persiapan Area
Langkah pertama adalah mengeluarkan ubin yang rusak dengan cara mencungkil sisa mozaik menggunakan kape atau obeng minus secara hati-hati. Pastikan sisa perekat lama, lumut, dan kotoran yang menempel pada dasar beton dikikis sampai benar-benar bersih dan rata. Jika perbaikan dilakukan saat kolam tidak dikosongkan seluruhnya, area yang akan ditempel wajib dikeringkan terlebih dahulu agar lem khusus bisa bekerja maksimal.
2. Penempelan Kembali (Lem)
Gunakan semen instan khusus area basah atau thinset mortar yang memiliki ketahanan tinggi terhadap air dan tekanan. Oleskan perekat tersebut pada bagian belakang mozaik atau langsung ke permukaan beton menggunakan kape gerigi untuk hasil yang rata. Tekan mozaik dengan kuat ke posisinya dan pastikan ketinggiannya sejajar dengan ubin lama, lalu diamkan selama minimal 24 jam sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
3. Pengisian Nat (Grouting)
Gunakan bubuk pengisi nat yang mengandung bahan kedap air atau campuran epoxy agar tidak gampang terkikis oleh kaporit atau bahan kimia kolam lainnya. Masukkan adukan nat ke sela-sela mozaik menggunakan kape karet sambil ditekan agar semua celah terisi penuh tanpa ada rongga udara. Setelah menunggu sekitar 15-30 menit, lap permukaan mozaik dengan spons basah untuk membersihkan sisa semen yang masih menempel.
4. Tahap Akhir (Curing)
Ini adalah tahap yang membutuhkan kesabaran karena perbaikan tidak boleh langsung terkena beban air secara penuh. Biarkan seluruh area perbaikan benar-benar mengeras sempurna, biasanya memakan waktu sekitar 2 hingga 3 hari tergantung pada kondisi cuaca. Selama masa ini, pastikan tidak ada aktivitas di dalam kolam agar posisi mozaik yang baru terpasang tidak bergeser atau lepas kembali.
Baca juga: Cara Memasang Mozaik Kolam Renang agar Tidak Mudah Copot!
Manfaat Mengganti Mozaik Kolam Renang
Melakukan pembaruan pada lapisan permukaan kolam bukan hanya soal memperbaiki tampilan yang sudah kusam, tetapi juga tentang memperkuat kembali sistem perlindungan struktur beton Anda secara keseluruhan.

Berikut penjelasannya:
- Menjamin Keamanan Perenang. Penggantian mozaik secara menyeluruh menghilangkan risiko cedera akibat kepingan ubin yang pecah, sehingga Anda bisa berenang dengan lebih tenang.
- Menjaga Keindahan. Pilihan warna dan motif mozaik terbaru dapat memberikan suasana yang lebih segar dan mewah, membuat kolam renang lama Anda terlihat seperti baru kembali.
- Ketahanan Terhadap Bahan Kimia. Material mozaik modern memiliki teknologi perlindungan yang lebih baik terhadap paparan kaporit. Dengan begitu warnanya tidak mudah pudar meskipun digunakan dalam jangka panjang.
- Mencegah risiko kebocoran lebih parah. Dengan mengganti mozaik yang sudah rusak, bisa sekaligus menutup jalur rembesan air yang bisa masuk ke dalam pori-beton.
Itu dia penjelasan mengenai cara mengatasi mozaik kolam renang copot atau retak yang bisa Anda pelajari. Jika bagian yang rusak sudah terlalu banyak, kami sarankan Anda mempertimbangkan renovasi penggantian mozaik secara menyeluruh.
Hubungi Debali Pool jika Anda membutuhkan bantuan tim ahli untuk menangani masalah renovasi kolam renang Anda di wilayah Bali.

